www.AlvinAdam.com


Warta 24 Kalimantan Utara

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 15.18

Kini Urus Izin Klinik Kesehatan di Tarakan tak Perlu Lagi ke Dinkes

Kini Urus Izin Klinik Kesehatan di Tarakan tak Perlu Lagi ke Dinkes

penambahan jenis izin ini sesuai dengan Perpres Nomor 96/2015. Bahwa perizinan dilayani di Dinas Pelayanan Perizinan Satu Pintu

Kini Urus Izin Klinik Kesehatan di Tarakan tak Perlu Lagi ke Dinkestribunkaltim.co/Nevrianto Hardi PrasetyoMengurus izin di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPPTSP),

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Tahun ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu Kota Tarakan mendapatkan tambahan jenis izin, yang tadinya 42 jenis izin kini menjadi 78 jenis izin, aritnya tahun ini ada tambahan 36 jenis izin.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pint u Kota Tarakan, Ardiansyah mengungkapkan, penambahan jenis izin ini sesuai dengan perintah Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 96/2015. Bahwa perizinan dilayani di Dinas Pelayanan Perizinan Satu Pintu.

"Tujuannya untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang mengurus perizinan. Jadi masyarakat tidak perlu wara wiri lagi dari satu dinas ke dinas lainnya. Cukup petugas kami yang wara wiri, masyarakat hanya menyetorkan persyaratan perizinan di tempat kami dan ambil surat perizinannya yah di tempat kami juga," ucapnya, Jumat (26/1/2018).

Menurut Ardiansyah, jenis izin yang kini dilayani instansinya diantaranya, izin klinik kesehatan. Dulu izin klinik kesehatan ini dilakukan di Dinas Kesehatan Kota Tarakan. Begitupula dengan izin mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTKA) dulunya di Dinas Ketenagakerjaan Kota Tarakan.

Saat ditanya apakah dengan adanya tambahan 36 jenis, akan menambah pegawai? "Kita lihat dulu kebutuhannya seperti apa. Kalau memang dibut uhkan yah kita akan tambah orang. Tapi untuk saat ini kita belum membutuhkan, karena pegawai yang ada saat ini masih bisa," ujarnya.

Ardiansyah mengatakan, pihaknya saat ini belum membutuhkan pegawai baru, karena hanya 5 jenis izin yang paling banyak diurus masyarakat, di antaranya, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

"Jadi 5 jenis izin inilah yang paling banyak diurus. Kalau jenis izin lain itu cuman temporer atau sewaktu-waktu saja. Melihat inilah kami menganggap masih belum membutuhkan tambahan pegawai. Apalagi mengingat kondisi keuangan kita saat ini," katanya. (*)

Penulis: Junisah Editor: Mathias Masan Ola Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Perawat Pelaku Pelecehan Dibekuk di Hotel dengan Istri, Reka Ulang Perilakunya saat Diperiksa Sumber: Google News | Warta 24 Tarakan

thumbnail

Posted by On 15.17

Laporkan! Jika Ada Perusahaan Bayar Upah tak Sesuai UMK Tarakan

Laporkan! Jika Ada Perusahaan Bayar Upah tak Sesuai UMK Tarakan

Apabila ditemukan ada perusahaan yang tidak membayar upah sesuai UMK 2018, perusahaan tersebut dapat diberikan sanksi

Laporkan! Jika Ada Perusahaan Bayar Upah tak Sesuai UMK TarakanTRIBUN KALTIM/JUNISAHKepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kota Tarakan, M Zaini.

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN -Upah Minimum Kota (UMK) Tarakan Provinsi Kaltara tahun 2018 telah ditetapkan sebesar Rp 3.204.844. Dengan penetapan besaran UMK ini berarti perusahaan yang ada di Kota Tarakan wajib membayar upah karyawan atau pegawainya sesuai besaran UMK tahun 2018.

Apabila ditemukan ada perusahaan yang tidak membayar upah sesu ai UMK 2018, perusahaan tersebut dapat diberikan sanksi atau tindakan sesuai peraturan dan ketentuan yang ada.

"Bagi tenaga kerja yang perusahaannya tidak membayarkan upahnya sesuai UMK 2018 dapat melaporkan kepada Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Provinsi Kaltara. Sebab kita sudah tidak lagi membuka posko pengaduan," ujar Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kota Tarakan, M Zaini, Jumat (26/1/2018).

Zaini mengungkapkan, perusahaan di Kota Tarakan tidak bisa lagi beralasan tidak mengetahui besaran UMK tahun 2018, karena pihaknya telah memberikan surat edaran UMK 2018 kepada seluruh perusahaan baik perusahaan besar atau kecil seperti toko-toko.

"Besaran UMK Tarakan tahun 2018 sudah kita sebar ke seluruh perusahaan di Kota Tarakan, termasuk seluruh usaha yang menggunakan tenaga kerja seperti toko-toko, kita berikan surat edaran ini. Kita sangat berharap hal ini dapat dilakukan oleh pimpinan perusahaan atau pemilik perusahaan," ujarnya.

Bagaimana kalau ada perusahaan atau pemilik toko yang tidak mampu membayarkan upah pegawainya sesuai besaran UMK tahun 2018? "Kalau belum bisa yah ajukan saja penundaan penerapan UMK beserta alasannya kepada kami dan kami akan tindaklanjuti," katanya.

Apakah ada pegawai atau karyawan yang mengajukan komplain atau aduan, karena perusahaan tempatnya bekerja tidak membayarkan besaran sesuai UMK tahun 2018? "Sampai saat ini belum ada, tapi tidak tahu kalau Februari nanti. Jadi kita tunggu saja apakah ada yang melapor atau tidak." ucapnya. (*)

Penulis: Junisah Editor: Mathias Masan Ola Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Perawat Pelaku Pelecehan Dibekuk di Hotel dengan Istri, Reka Ulang Perilakunya saat Diperiksa Sumber: Google News | Warta 24 Tarakan

thumbnail

Posted by On 15.17

Tambak Terluas di Indonesia, Tapi Produksi Udang di Kaltara Masih ...

Tambak Terluas di Indonesia, Tapi Produksi Udang di Kaltara Masih Minim

Letak masalahnya ada pada luas setiap petak tambak serta cara budidaya yang masih sederhana

Tambak Terluas di Indonesia, Tapi Produksi Udang di Kaltara Masih MinimTribun Kaltim/Muhammad ArfanAreal tambak di pesisisr Kabupaten Bulungan diabadikan beberapa waktu lalu.

Laporan wartawan Tribun Kaltim Muhammad Arfan

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG SELOR - Luas tambak di Kalimantan Utara merupakan yang terluas di Indonesia yaitu 149.958 hektare. Tambak itu umumnya tersebar di tiga daerah yaitu Bulungan, Tana Tidung, dan Nunukan.

Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Ut ara mencatat, luas tambak di Kabupaten Bulungan mencapai 27.113,84 hektare.

Dari jumlah itu terdapat sebanyak 8.426,97 hektare di kawasan Areal Penggunaan Lain (APL), dan seluas 18.686,87 hektare di kawasan Hutan Produksi (HP).

Kemudian di Tana Tidung luas tambaknya mencapai 6.483,53 hektare yang terdiri dari 4.353,79 hektare di kawasan APL dan 2.129,73 haktare di kawasan HP.

"Di Nunukan ada 169,24 hektare, itu semuanya ada di kawasan hutan produksi juga. Ini pekerjaan kita untuk melegalisasi areal tambak. Artinya perlu disertifikatkan," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Utara, Jumat (26/1/2018).

Walau memiliki tambak yang luas, Kalimantan Utara belum mampu mencatatkan produksi hasil tambak yang sangat melimpah, utamanya udang.

Sekitar 112 ribu hektare tambak yang diisi udang, rata-rata hanya bisa memproduksi 50 kilogram sampai 60 kilogram per hektar udang.

Baca: Kaltara Targetkan Dalam Empat Tahun Lahan T ambak Tersertifikasi 100 Persen, Prioritas APL

Padahal kata Amir produksi udang bisa dimaksimalkan sampai 500 kilogram per hektare.

Halaman selanjutnya 12
Editor: Eko Sutriyanto Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Perawat Pelaku Pelecehan Dibekuk di Hotel dengan Istri, Reka Ulang Perilakunya saat Diperiksa Sumber: Google News | Warta 24 Tana Tidung

thumbnail

Posted by On 15.17

Pengendara speedboat di Nunukan yang hilang ditelan ombak ...

Merdeka > Peristiwa Pengendara speedboat di Nunukan yang hilang ditelan ombak ditemukan tewas Sabtu, 27 Januari 2018 01:36 Reporter : Nur Aditya Tim SAR evakuasi jasad Rahmat yang hilang di perairan Nunukan. ©2018 Merdeka.com/Nur Aditya

Merdeka.com - Rahmat (42), warga Pasar Baru, Nunukan, Kalimantan Utara, yang hilang tenggelam di perairan Muara Sungai Ular , Kamis (25/1) pagi kemarin, sore ini ditemukan tewas. Jasadnya diserahkan ke keluarganya, untuk persiapan pemakaman.

Jasad Rahmat, ditemukan 10 menit kemudian, saat tim SAR gabungan menutup operasi pencarian di hari kedua ini, sekitar pukul 17.00 Wita.

"Sudah ditemukan barusan saja, sekitar jam 05.10 sore ini tadi. Kondisi meninggal dunia," kata Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kaltim-Kaltara Octavianto, Jumat (26/1) petang.

Usai penemuan, jasad korban bergegas dievakuasi menggunakan rubber boat. Mengingat, permintaan keluarga korban, untuk segera dimakamkan.

"Ya, dibawa ke rumah keluarga korban di kawasan Sungai Bolong, Nunukan, atas permintaan keluarga. Korban ditemukan, operasi pencarian selesai," ujar Octavianto.

Peristiwa itu terjadi Kamis (25/1) pagi kemarin, sekira pukul 10.00 Wita. Speedboat bermesin 40 PK yang dikemudikan Rahmat, mengangkut 4 orang penumpang satu keluarga dari dermaga Seiman ggaris ke pulau Nunukan.

Di tengah perjalanan, sekitar 25 menit berlayar, dalam kondisi mesin speedboat hidup, korban memperbaiki tali speedboat yang dia kemudikan. "Tiba-tiba, ada ombak tinggi menghantam speedboat. Seketika, korban jatuh dan hilang di laut," kata Octavianto.

Empat penumpang di speedboat, sekaligus saksi mata kejadian, tidak sempat menolong korban begitu tahu korban jatuh ke laut. "Jadi ada speedboat lain yang kebetulan lewat di sekitar lokasi. Sempat mencari korban motoris Rahmat ini di perairan, tapi tidak ketemu," ujar Octavianto.

Keempat korban selamat satu keluarga itu adalah warga Jalan Utama RT 01 Seimanggaris, masing-masing Taga (46) dan istrinya Nurdiana (40), juga 2 anaknya Fauzan dan Fauziah usia 2 tahun. Mereka mendapatkan pertolongan medis untuk memulihkan trauma, dan pulang ke rumah kembali. [rnd]

Baca Juga:
Hilang tiga hari usai mandi di Waduk Kedungomb o, Arjuna ditemukan tewasDua anak terseret arus Sungai Cimanuk, satu meninggal duniaArjuna tenggelam saat mandi di karamba Waduk Kedung OmboPerahu diterjang ombak, Bunawi meninggal akibat tenggelamSuami-istri di Kupang ditemukan tewas terseret banjirTak bisa berenang, kakak beradik tewas tenggelam di kolamWajah rusak dimakan ikan, korban speedboat tenggelam sulit diidentifikasi
Topik berita Terkait:
  1. Tewas Tenggelam
  2. Nunukan
Komentar Pembaca
  • < li>

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini
  • Tim pemenangan Gus Ipul-Puti sambut baik pembagian zona kampanye

  • Haram hukumnya prajurit TNI pengaruhi anggota keluarga di Pilkada serentak

  • Wiranto: Jenderal polisi tak netral saat jadi Pj gubernur tangkap saja

Rekomendasi

Sumber: Google News | Warta 24 Nunukan

thumbnail

Posted by On 15.17

Di Nunukan, Amat Ardi Residivis Kembali Beraksi Sikat 6 Ponsel ...

Di Nunukan, Amat Ardi Residivis Kembali Beraksi Sikat 6 Ponsel dari 5 Rumah

Dari rumah Jalan Borneo RT 08, Kelurahan Nunukan Timur, pelaku mencuri sebuah telepon seluler merk Azuz berwarna hitam.

Di Nunukan, Amat Ardi Residivis Kembali Beraksi Sikat 6 Ponsel dari 5 RumahHOAmat Ardi (24)- paling depan- pelaku pencurian telepon seluler, saat diamankan di Mapolres Nunukan, Rabu (24/1/2018).

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Amat Ardi (24) tak berkutik saat personel Unit Kejahatan dan Kekerasan serta Opsnal Intelejen dan Keamanan Polres Nunukan membekuknya di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di samping Hotel Neo Fortuna, Selasa (23/1/2018) sekitar pukul 17.00.

Residivis kasus pencurian itu d iamankan Polisi, lantaran dari hasil penyelidikan diketahui telah melakukan pencurian di beberapa rumah di Pulau Nunukan.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Nunukan, Iptu Muhammad Karyadi mengatakan, pelaku diketahui telah mencuri enam unit telepon seluler dari lima rumah di Pulau Nunukan.

Kasus ini masih dalam pengembangan karena selain mencuri di lima rumah, pelaku juga mencuri di tempat lain yang barang buktinya berhasil diamankan Polisi.

Warga Jalan Pahlawan RT 07, Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan itu diketahui melakukan pencurian di rumah Jalan Tanjung RT 004, Kelurahan Nunukan Barat. Dari rumah itu, pelaku membawa sebuah telepon seluler merk Samsung Duos berwarna putih dan sebuah telepon seluler merk Samsung TAB berwarna putih.

"Dari rumah di Jalan Bhayangkara RT 06, Kelurahan Nunukan Tengah, pelaku membawa sebuah telepon seluler merk Samsung berwarna gold," ujarnya, Rabu (24/1/2018).

Dari rumah Jalan Borneo RT 08, Kelurahan N unukan Timur, pelaku mencuri sebuah telepon seluler merk Azuz berwarna hitam. "Pelaku juga mencuri sebuah jam tangan merk Ripcurl dan uang Rp 20.000," ujarnya.

Tempat lainnya yang menjadi sasaran pencurian Amat, rumah di Jalan Sungai Bilal RT 04, Kelurahan Nunukan Barat. Dari rumah ini, pelaku membawa sebuah telepon seluler merk Nokia berwarna putih

"Selain itu pencurian dilakukan di Jalan Bhayangkara RT 06, Kelurahan Nunukan Tengah. Pelaku mencuri sebuah telepon seluler merk Evercross," ujarnya.

Karyadi mengatakan, pelaku merupakan residivis kasus pencurian yang baru bebas pada September 2017. Bebas dari penjara tak membuatnya jera. Amat Ardi malah kembali beraksi di beberapa tempat. "Pelaku memasuki rumah melewati pintu belakang," ujarnya.

Halaman selanjutnya 12 Penulis: Niko Ruru Editor: Mathias Masan Ola Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Perawat Pelaku P elecehan Dibekuk di Hotel dengan Istri, Reka Ulang Perilakunya saat Diperiksa Sumber: Google News | Warta 24 Nunukan

thumbnail

Posted by On 15.17

Satgas Pamtas Jelajahi 363 Km di Nunukan Memastikan 368 Patok ...

Satgas Pamtas Jelajahi 363 Km di Nunukan Memastikan 368 Patok Perbatasan

Untuk menuju lokasi, butuh longboat mengarungi sungai dengan tantangan melewati dua buah jiram besar yang berbahaya

Satgas Pamtas Jelajahi 363 Km di Nunukan Memastikan 368 Patok PerbatasanistimewaTim Pencari dan Penjelajah Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia- Malaysia Batalyon Infanteri 621/Manuntung memastikan keberadaan patok di wilayah Kecamatan Lumbis.

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Tim Pencari dan Penjelajah dibentuk Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia- Malaysia Batalyon Infanteri 621/Manuntung untuk mem astikan keberadaan patok- patok perbatasan di blank spot area.

Komandan Satgas Pamtas Indonesia- Malaysia Batalyon Infanteri 621/Manuntung, Letkol Infanteri Rio Neswan mengatakan, tim tersebut melaksanakan misi untuk menembus kawasan yang selama ini belum terjamah Satgas Pamtas sebelumnya.

Tim akan melakukan perjalanan sejauh 363 kilometer di kawasan Kecamatan Lumbis. Untuk itu, tim telah menyiapkan diri sejak dua bulan sebelum melaksanakan misi berat dimaksud. "Ada 368 patok di kawasan tersebut yang harus kami pastikan masih utuh," ujar Rio, Jumat (26/1/2018).

Pasukan penjelajah ini telah menjalankan misi selama 11 hari sejak keberangkatan mereka pada 15 Januari 2018 lalu.

Untuk menuju lokasi, butuh longboat mengarungi sungai dengan tantangan melewati dua buah jiram besar yang berbahaya. Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki selama 12 hari untuk mencapai target sasaran.

"Begitu sampai blank spot area, kami butuh 4 hari lagi un tuk menjelajahi letak patok. Total selama 16 hari. Kalau bolak balik sebulan. Itu waktu untuk menyelesaikan misi ini," ujarnya.

Tim dibekali telepon satelit untuk melaporkan misinya setiap dua hari sekali. Panjangnya waktu dan beratnya perjalanan menembus area hutan memaksa pasukan tersebut memaksimalkan kemampuan mental sekaligus fisik sebagai TNI. Penghitungan matang sangat dibutuhkan termasuk untuk penggunaan telepon satelit.

"Mereka harus hemat baterai. Saya perintahkan cukup laporkan kondisi terakhir. Detail kondisi patok seperti apa? Nanti kalau mereka sudah kembali dari misi," ujarnya. (*)

Penulis: Niko Ruru Editor: Mathias Masan Ola Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Perawat Pelaku Pelecehan Dibekuk di Hotel dengan Istri, Reka Ulang Perilakunya saat Diperiksa Sumber: Google News | Warta 24 Nunukan

thumbnail

Posted by On 15.17

Selama Seminggu, Beri Penawaran Spesial dan Menarik

  • PROKAL.co
    • PROKAL NEWS
    • PRO KALTIM
      • KALTIM POST
      • BALIKPAPAN POS
      • SAMARINDA POS
      • BONTANG POST
      • BERAU POST
    • PRO KALTARA
      • RADAR TARAKAN
      • BULUNGAN POST
      • KALTARA POS
    • PRO KALSEL
      • RADAR BANJARMASIN
    • PRO KALTENG
      • KALTENG POS
      • RADAR SAMPIT
    • PRO KALBAR
  • BalikpapanTV
  • SamarindaTV
  • KPFMBalikpapan
  • KPFMSamarinda
  • Indeks Berita
MANAGED BY: SABTU
27 JANUARI UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA
  • EKONOMI

    Kamis, 25 Januari 2018 13:22 Selama Seminggu, Beri Penawaran Spesial dan Menarik

    Program Borong Shayyy Lazada di Perayaan Tahun Baru Imlek

    PROKAL.CO, Memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek yang dirayakan oleh sebagian warga Indonesia, Lazada membagikan sedikit tips bagi konsumen yang antusias menyemarakkan perayaan hari pertama bulan pertama di penanggalan Tionghoa ini yang akan ditutup dengan perayaan Cap Go Meh di tanggal ke 15 (pada saat bulan purnama).

    Pada malam Tahun Baru Imlek, masyarakat Tionghoa, atau siapa saja yang turut merayakan hari raya tersebut, duduk bersama dan menikmati hidangan santap malam yang telah disiapkan, atau memanggang kue manis untuk disajikan ketika sanak saudara atau sahabat keluarga datang berkunjung untuk mempererat tali silaturahmi.

    Menu yang biasa disajikan di antaranya adalah: Yu Sheng, Eight Treasures Soup, Udang Bumbu Khas Pontianak, Ikan Bandeng, Ayam Kodok, Mie Panjang Umur, serta Kue Keranjang.

    Oleh karena itu, berbagai kegiatan berbelanja peralatan memasak ataupun perangkat makan baru untuk mendukung acara santap bersama saat Imlek menjadi keseruan tersendiri menjelang perayaan Imlek.

    Berbagai koleksi penuh warna dan penuh gaya unt uk mendukung perayaan dihadirkan Lazada bagi para konsumen mulai dari tanggal 26 Januari di laman http://www.lazada.co.id/cny-mega-sale/, mengantisipasi kepadatan jadwal perayaan dan tradisi yang biasanya memuncak di dua minggu sebelum Imlek.

    Berbagai koleksi #PalingCuan seperti rangkaian peralatan rumah tangga awet dan tahan lama sehingga membawa cuan seperti elektronik dapur, perlengkapan dapur, mesin cuci dan pengering, bahan masakan dan kue, serta laundry dan pembersih rumah dihadirkan dengan harga miring atau diskon menggiurkan juga akan menambah keseruan berbelanja menjelang Imlek.

    Achmad Alkatiri, Chief Marketing Officer, Lazada Indonesia, menyampaikan, Tahun ini Lazada Turut memeriahkan perayaan imlek sedikit berbeda, dengan program bertajuk BORONG SHAYYY Promo #PalingCuan dengan Diskon hingga 80 persen.

    Puncak kemeriahan akan dihadirkan lebih awal mulai 30 Januari hingga 4 Februari. "Kami berharap para konsumen Lazada dapat memanfaatkan berbagai pr omo dan penawaran menarik yg kami hadirkan," ujarnya.

    Selama seminggu, program bertajuk “BORONG SHAYYY..” dari Lazada Indonesia akan memanjakan konsumennya dengan berbagai promo, seperti promo #PalingCuan, Flash Sale 8 kali sehari, rangkaian produk di bawah 88 ribu dan di bawah 888 ribu, Angpao dari Seller, Angpao dari mitra/partner, serta berbagai program lainnya dari partner bank, antara lain dari Bank Permata, BTN, dan Bank Mega.

    Selain itu, fasilitas gratis ongKir, cash on delivery, dan kebijakan pengembalian barang maksimal 14 hari setelah barang diterima akan tetap hadir untuk menjadikan program Tahun Baru Imlek ini sebagai program yang paling membawa hoki bagi konsumen Lazada di seluruh Indonesia. (pro)

    BERITA TERKAIT
    • Seluruh Usaha Wajib Terapkan UMK
    • Tak Setor Pajak Konsumen, BPRPD Bakal Sita Barang Berharga
    • Masyarakat Perlu Ubah Pola Pikir
    • Kapasitas Gudang Minim
    • Seriusi Investasi Energi hingga Jembatan Bulan
    • Tarakan Jadi Pilot Project Gerakan Non Tunai
    • 4.268 KPM Terima Bansos Rastra
    • Buka Tiga Sumur di Bunyu
    • HET Beras Dicuekin Pedagang

    BACA JUGA

    Kamis, 18 Januari 2018 11:42

    Hyundai Paling Aktif, DPMPTSP Tunggu Laporan Kegiatan Lima Investor

    TANJUNG SEL OR â€" Investor-investor besar dari dalam dan luar negeri sudah menyatakan ketertarikan… Kamis, 18 Januari 2018 11:37

    Kebutuhan Cabai hingga 1,5 Ton

    TANJUNG SELOR â€" Kebutuhan bahan pangan di Kaltara masih bergantung pada pasokan dari luar daerah… Rabu, 17 Januari 2018 13:02

    Sektor Pertambangan Masih Jadi Andalan

    TARAKAN â€" Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kaltara Hendik Sudaryanto menyatakan pertumbuhan ekonomi… Rabu, 17 Januari 2018 12:59

    Sempurnakan Pergub PTSP dengan Perda

    TANJUNG SELOR â€" Kalimantan Utara dalam jangka panjang bakal menjadi daerah tujuan investasi di… Selasa, 16 Januari 2018 10:56

    Pertambangan dan Perke bunan Pengaruhi Ekonomi Kaltara

    TANJUNG SELOR â€" Pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara pada triwulan III pada 2017 lalu menjadi… Senin, 15 Januari 2018 11:56

    Distributor Pupuk Masih Kurang

    TANJUNG SELOR â€" Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara Andi Santiaji Pananrangi… Senin, 15 Januari 2018 11:45

    Jumlah PKH Diperkirakan Tak Berubah

    TANJUNG SELOR â€" Penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial (Kemensos)… Senin, 15 Januari 2018 11:38

    Kenaikan Harga Beras Dikeluhkan

    TARAKAN â€" Dalam kurun waktu satu bulan terakhir terjadi dua kali kenaikan harga beras di Tarakan.… Minggu, 14 Januari 2018 13:40

    Kembangkan BUMDes dan Prokudes

    TANJUNG SELOR â€" Alokasi dana desa dari pemerintah setiap tahunnya selalu meningkat. Di Kaltara… Minggu, 14 Januari 2018 13:35

    Harga Cabai Naik

    TANJUNG SELOR - Harga kebutuhan pokok di pasar tradisional awal bulan ini mengalami penurunan. Berdasarkan… Kapasitas Gudang Minim Masyarakat Perlu Ubah Pola Pikir Selama Seminggu, Beri Penawaran Spesial dan Menarik Tak Setor Pajak Konsumen, BPRPD Bakal Sita Barang Berharga Seluruh Usaha Wajib Terapkan UMK
    • Kaltara Siap 100 Persen Laksanakan UNBK
    • Ingin Gas Dimanfaatkan Lebih Ekonomis
    • Gubernur Usulkan Pembangunan Pelabuhan dan Bandara
    • Ajak Masyarakat Konsumsi Buah dan Sayur
    • Seluruh Usaha Wajib Terapkan UMK
    • Ingatkan Warga Penyakit setelah Banjir
    • Jembatan Karai Harus Jadi Perhatian
    • Tambahan Jargas Difokuskan ke Tarakan Timur
    • Benahi Tempat Parkir Jadi Kelas
    • Pelajar Bisa Jadi Penyelenggara Pemilu
    Sitemap
    • HOME
    • HOT NEWS
    • NEWS UPDATE
    • KOLOM
    • RAGAM INFO
    • INSPIRASI
    • FEATURE
    • OLAHRAGA
    • EKONOMI
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN UTARA
    • KALIMANTAN BARAT
    • TENTANG KAMI
    • KEBIJAKAN PRIVASI
    • DISCLAIMER
    • PEDOMAN MEDIA SIBER
    Find Us
    Copyright &copy 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .Sumber: Google News | Warta 24 Bulungan

thumbnail

Posted by On 15.08

Nani Wartabone, Pejuang Kemerdekaan dari Gorontalo

Cerita Pagi

Nani Wartabone, Pejuang Kemerdekaan dari Gorontalo

Cahya Sumirat

Nani Wartabone, Pejuang Kemerdekaan dari Gorontalo
Nani Wartabone.(wikipedia)
A+ A- Tanggal 23 Januari 1942 bagi masyarakat Gorontalo menjadi momen yang selalu dikenang. Dimana pada 23 Januari 1942 di Gorontalo muncul gerakan masyarakat di bawah pimpinan Nani Wartabone yang berjuang untuk melepaskan diri dari penjajahan Belanda.
Peristiwa yang terjadi pada 23 Januari 1942 itu dikenal sebagai hari patriotik. Peristiwa itu juga disebut proklamasi kecil di daerah. Di bawah kepemimpinan Nani Wartabone, ribuan warga Gorontalo turun ke jalan tanpa memandang suku, agama dan jabatan.
Keti ka itu, rakyat Gorontalo dari berbagai kalangan dan golongan turun ke jalan menduduki kantor-kantor pemerintahan Belanda, banyak tentara Belanda yang ditahan, ada kepala polisi, asisten residen dan kepala kontrolir. Pada waktu itu, massa juga mengibarkan bendera merah putih di depan Kantor Pos Gorontalo.
Nani Wartabone lahir di Gorontalo pada 30 Januari 1907 dan tumbuh dalam lingkungan keluarga yang cukup berada. Zakaria Wartabone, ayahnya bekerja untuk pemerintah Belanda, sedangkan ibunya merupakan keturunan bangsawan.
Meski ayahnya bekerja untuk pemerintah Belanda, namun Nani Wartabone sejak kecil sudah anti akan pemerintah kolonial Belanda. Bahkan ia tak betah bersekolah karena para pengajarnya yang berkebangsaan Belanda.
Menurut penuturan Lukman Wakid yang merupakan suami dari Yvonne Mohamad, cucu pertama dari anak sulungnya, Sarinah Wartabone, perjuangan Nani Wartabone dalam merebut kemerdekaan Indonesia dimulai ketika dia terlibat dalam pendirian organisasi kepemud aan Jong Gorontalo di Surabaya dimana Nani Wartabone sebagai sekretarisnya.
"Pulang dari Surabaya, Nani Wartabone mulai membentuk perjuangan dari kalangan petani, para petani setiap istirahat didoktrin, kita harus merdeka," ujar Lukman Wakid.
Dijelaskan, perjuangan Nani Wartabone dimulai dari kalangan petani, karena sepulang dari sekolahnya di Surabaya, Nani Wartabone meminta sawah kepada orangtuanya untuk digarap. Dari situlah Nani Wartabone mulai mendoktrin para petani untuk berjuang lepas dari belenggu penjajahan.
Klimaks perjuangan Nani Wartabone terjadi ketika Jepang masuk ke Manado. Mendengar Jepang akan masuk ke Gorontalo, Belanda lari, namun sebelumnya Belanda sempat membumi hanguskan beberapa fasilitas penting di Gorontalo seperti gudang kopra, pelabuhan, jembatan, kapal motor, serta penyimpanan beras dan minyak.
Melihat kondisi lowong begitu, Nani Wartabone langsung mengerahkan semua rakyat berjalan dari Suwawa menuju ke kota. Di setiap jalan yang dilewati, banyak orang-orang yang ikut bergabung sehingga massa makin bertambah menjadi ribuan.
Sesampainya di Kota, semua pejabat-pejabat Belanda berhasil mereka tangkap, dan hari itu tanggal 23 Januari Nani Wartabone berhasil menurunkan bendara Belanda dan menggantinya dengan bendera merah putih.
"Itu yang diceritakan ke kita, jadi sebenarnya, orang Gorontalo itu harus bangga, karena dia lebih dahulu menyatakan Kemerdekaan Negara Republik Indonesia," jelas Lukman.
Di mata keluarga, Nani Wartabone dikenal merupakan sosok kharismatik, jarang berbicara, sayang dengan keluarga, baik dengan anak cucunya, tidak mau bermasalah dengan orang dan banyak, taat beribadah dan sangat nasionalis. "Beliau kalau nonton televisi, ada acara 17 Agustus atau mendengar lagu-lagu perjuangan, beliau pasti menangis," tambah Wakid. halaman ke-1 dari 2
  • 1
  • 2
Follow Us : Follow @SINDOnewsSumber: Google News | Warta 24 Gorontalo

thumbnail

Posted by On 11.25

Distan Pastikan Kebutuhan Beras Daerah di Malinau Cukup

Distan Pastikan Kebutuhan Beras Daerah di Malinau Cukup

Merujuk pada data yang kami miliki, untuk musim tanam ke tiga tahun 2017 lalu terdapat lahan sawah dan ladang seluas 900 hektare

Distan Pastikan Kebutuhan Beras Daerah di Malinau CukupTRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFANSalah seorang petani menyiangi sawahnya, Sabtu (20/1/2018).

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Memenuhi kebutuhan beras daerah (Rasda) Dinas Pertanian (Distan) Malinau memastikan produksi beras lokal tahun 2018 ini cukupi untuk menjalankan program itu. Distan mencatat, 400 hektare sawah dan ladang di Malinau sedang melaksanakan panen pada bulan Januari sampai Februari mendatang.

Panen kali ini mer upakan hasil dari musim tanam ke tiga tahun 2017 lalu, yang jatuh pada bulan September dan Oktober. Kepala Distan Kristian Muned menyatakan, di Malinau terdapat kurang lebih 900 hektare sawah dan ladang. Namun, diperkirakan dengan berbagai gangguan ada 400 hektare sawah dan ladang sukses menjalankan program pertanian.

"Merujuk pada data yang kami miliki, untuk musim tanam ke tiga tahun 2017 lalu terdapat lahan sawah dan ladang seluas 900 hektare. Jika luas tanam 900 hektare ini kita kurangkan dengan adanya gangguan hama dan banjir, maka kita bisa estimasikan jumlah luasan lahan seluruhnya atau dapat juga dikatakan luasan bersih sekitar 400 hektare sawah dan ladang," jelasnya.

Keyakinan mencukupi kebutuhan Rasda, dijelaskan Muned, merunut pada jumlah kebutuhan rasda tahun 2018 ini sebanyak 300 ton. Perhitungan sementara dengan luas tanam padi di atas 400 hektare hamparan sawah dan ladang maka akan menghasilkan gabah sebanyak 1200 ton.

"Nah, kalau d ijadikan beras maka kita akan menghasilkan 720 ton beras dari 1200 ton gabah yang digiling. Dengan asumsi, setiap hektare sawah maupun ladang yang ditanam menghasilkan gabah sebanyak 3 ton. Kemudian, setelah disampaikan kebutuhan Rasda tahun ini 300 ton maka dengan perhitungan itu kebutuhan rasda kita tahun ini dapat dicukupi," tandasnya.

Meskipun hitungan di atas kertas dapat mencukupi kebutuhan, Muned menyatakan, pihaknya akan tetap melakukan pemantauan langsung di lapangan. Pasalnya, sesuai pengalaman sebelumnya, perhitungan antara Distan dengan kondisi di lapangan berbeda. Sehingga, kontrol lebih lanjut di lapangan sangat diperlukan.

Menyikapi ketakutan petani akan hama hawar daun bakteri (HDB), Distan juga khawatir. Namun, Muned menyatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada petani-petani untuk segera menyemprot pestisida pada tanaman padi yang terkena hama tersebut.

"HDB ini merupakan penyakit padi yang memang endemik di Malinau. Penyaki t ini sudah nampak dari benih. Sehingga, perlu penyemprotan pestisida. Dan kita, sudah melakukan sosialisasi kepada petani supaya mengantisipasinya segera. Kami juga berupaya memberikan solusi kepada petani untuk menyelesaikan persoalan ini. Begitu pula dengan serangan hama tungro," jelasnya lagi.

Sebagai informasi, Rasda merupakan program pengganti Beras Miskin (Raskin). Artinya, kebijakan daerah ini menggantikan kebijakan nasional. Memenuhi kebutuhan Rasda, Pemkab Malinau membeli gabah para petani di Malinau. Kemudian, hasilnya di serahkan kepada Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTSPM) dan juga dijual secara umum. (*)

Pestisida Berlebih Bahayakan Lingkungan
KEPALA Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Distan, Syahriansyah mengungkapkan, pemakaian pestisida terlampau sering dan tidak terukur juga akan membahayakan lingkungan sekitar. Selain itu, dapat pula mengakibatkan hama akan semakin kebal dengan pestisida ketika penggunaan pestisi da tidak terukur.

"Kita tidak terlalu menganjurkan kepada petani untuk menggunakan pestisida sebagai sebuah jawaban menyelesaikan penyakit HDB ini. Lebih baik, petani menjalankan pembersihan konvensional. Kita juga telah melakukan pengamatan dan mengidentifikasi langsung di lapangan. Akhirnya, dapat kita pastikan bahwa penyakit HDB lah yang kerap menyerang," paparnya.

"Yang dapat kami lakukan saat ini selain melakukan pengamatan dan identifikasi, adalah memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada para petani untuk melakukan langkah-langkah agar penyakit ini dapat segera dihentikan dan menyetop penyebarannya. Selain bantuan itu, kita tidak dapat lakukan. Tahun ini baru kita anggarkan bantuan pestisida," lanjutnya.

Lebih lanjut, dijelaskan Syariansyah, penyakit HDB ini akan menyerang daun dan batang padi. Selain menguning, jumlah batang (anakan padi) tidak akan bertambah. Apabila terus dibiarkan dan terkena penyakit ini maka dapat merambat ke daerah pertanian lainnya.

"Jadi ada dua macam gangguan pada tanaman. Pertama hama, itu merupakan binatang hidup pengganggu tanaman. Seperti, tikus, wereng, bekecot, belalang dan lain-lain. Kedua ya penyakit. Ya seperti HDB ini. Penyakit ini ditimbulkan oleh bakteri Xanthomonas Oryzae pv. Kalau petani mau menggunakan pestisida, yakni dengan jenis Bakterisida Cuprocide," tuturnya. (*)

Penulis: Purnomo Susanto Editor: Mathias Masan Ola Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Perawat Pelaku Pelecehan Dibekuk di Hotel dengan Istri, Reka Ulang Perilakunya saat Diperiksa Sumber: Google News | Warta 24 Malinau