www.AlvinAdam.com

WARTA 24 KALIMANTAN UTARA

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Kini Urus Izin Klinik Kesehatan di Tarakan tak Perlu Lagi ke Dinkes

Posted by On 15.18

Kini Urus Izin Klinik Kesehatan di Tarakan tak Perlu Lagi ke Dinkes

Kini Urus Izin Klinik Kesehatan di Tarakan tak Perlu Lagi ke Dinkes

penambahan jenis izin ini sesuai dengan Perpres Nomor 96/2015. Bahwa perizinan dilayani di Dinas Pelayanan Perizinan Satu Pintu

Kini Urus Izin Klinik Kesehatan di Tarakan tak Perlu Lagi ke Dinkestribunkaltim.co/Nevrianto Hardi PrasetyoMengurus izin di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPPTSP),

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Tahun ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu Kota Tarakan mendapatkan tambahan jenis izin, yang tadinya 42 jenis izin kini menjadi 78 jenis izin, aritnya tahun ini ada tambahan 36 jenis izin.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pint u Kota Tarakan, Ardiansyah mengungkapkan, penambahan jenis izin ini sesuai dengan perintah Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 96/2015. Bahwa perizinan dilayani di Dinas Pelayanan Perizinan Satu Pintu.

"Tujuannya untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang mengurus perizinan. Jadi masyarakat tidak perlu wara wiri lagi dari satu dinas ke dinas lainnya. Cukup petugas kami yang wara wiri, masyarakat hanya menyetorkan persyaratan perizinan di tempat kami dan ambil surat perizinannya yah di tempat kami juga," ucapnya, Jumat (26/1/2018).

Menurut Ardiansyah, jenis izin yang kini dilayani instansinya diantaranya, izin klinik kesehatan. Dulu izin klinik kesehatan ini dilakukan di Dinas Kesehatan Kota Tarakan. Begitupula dengan izin mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTKA) dulunya di Dinas Ketenagakerjaan Kota Tarakan.

Saat ditanya apakah dengan adanya tambahan 36 jenis, akan menambah pegawai? "Kita lihat dulu kebutuhannya seperti apa. Kalau memang dibut uhkan yah kita akan tambah orang. Tapi untuk saat ini kita belum membutuhkan, karena pegawai yang ada saat ini masih bisa," ujarnya.

Ardiansyah mengatakan, pihaknya saat ini belum membutuhkan pegawai baru, karena hanya 5 jenis izin yang paling banyak diurus masyarakat, di antaranya, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

"Jadi 5 jenis izin inilah yang paling banyak diurus. Kalau jenis izin lain itu cuman temporer atau sewaktu-waktu saja. Melihat inilah kami menganggap masih belum membutuhkan tambahan pegawai. Apalagi mengingat kondisi keuangan kita saat ini," katanya. (*)

Penulis: Junisah Editor: Mathias Masan Ola Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Perawat Pelaku Pelecehan Dibekuk di Hotel dengan Istri, Reka Ulang Perilakunya saat Diperiksa Sumber: Google News | Warta 24 Tarakan

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »