www.AlvinAdam.com

WARTA 24 KALIMANTAN UTARA

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Laporkan! Jika Ada Perusahaan Bayar Upah tak Sesuai UMK Tarakan

Posted by On 15.17

Laporkan! Jika Ada Perusahaan Bayar Upah tak Sesuai UMK Tarakan

Laporkan! Jika Ada Perusahaan Bayar Upah tak Sesuai UMK Tarakan

Apabila ditemukan ada perusahaan yang tidak membayar upah sesuai UMK 2018, perusahaan tersebut dapat diberikan sanksi

Laporkan! Jika Ada Perusahaan Bayar Upah tak Sesuai UMK TarakanTRIBUN KALTIM/JUNISAHKepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kota Tarakan, M Zaini.

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN -Upah Minimum Kota (UMK) Tarakan Provinsi Kaltara tahun 2018 telah ditetapkan sebesar Rp 3.204.844. Dengan penetapan besaran UMK ini berarti perusahaan yang ada di Kota Tarakan wajib membayar upah karyawan atau pegawainya sesuai besaran UMK tahun 2018.

Apabila ditemukan ada perusahaan yang tidak membayar upah sesu ai UMK 2018, perusahaan tersebut dapat diberikan sanksi atau tindakan sesuai peraturan dan ketentuan yang ada.

"Bagi tenaga kerja yang perusahaannya tidak membayarkan upahnya sesuai UMK 2018 dapat melaporkan kepada Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Provinsi Kaltara. Sebab kita sudah tidak lagi membuka posko pengaduan," ujar Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kota Tarakan, M Zaini, Jumat (26/1/2018).

Zaini mengungkapkan, perusahaan di Kota Tarakan tidak bisa lagi beralasan tidak mengetahui besaran UMK tahun 2018, karena pihaknya telah memberikan surat edaran UMK 2018 kepada seluruh perusahaan baik perusahaan besar atau kecil seperti toko-toko.

"Besaran UMK Tarakan tahun 2018 sudah kita sebar ke seluruh perusahaan di Kota Tarakan, termasuk seluruh usaha yang menggunakan tenaga kerja seperti toko-toko, kita berikan surat edaran ini. Kita sangat berharap hal ini dapat dilakukan oleh pimpinan perusahaan atau pemilik perusahaan," ujarnya.

Bagaimana kalau ada perusahaan atau pemilik toko yang tidak mampu membayarkan upah pegawainya sesuai besaran UMK tahun 2018? "Kalau belum bisa yah ajukan saja penundaan penerapan UMK beserta alasannya kepada kami dan kami akan tindaklanjuti," katanya.

Apakah ada pegawai atau karyawan yang mengajukan komplain atau aduan, karena perusahaan tempatnya bekerja tidak membayarkan besaran sesuai UMK tahun 2018? "Sampai saat ini belum ada, tapi tidak tahu kalau Februari nanti. Jadi kita tunggu saja apakah ada yang melapor atau tidak." ucapnya. (*)

Penulis: Junisah Editor: Mathias Masan Ola Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Perawat Pelaku Pelecehan Dibekuk di Hotel dengan Istri, Reka Ulang Perilakunya saat Diperiksa Sumber: Google News | Warta 24 Tarakan

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »