www.AlvinAdam.com

WARTA 24 KALIMANTAN UTARA

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Sial, Beli Emas Batangan Lewat Online Pegawai BPN Nunukan ...

Posted by On 16.13

Sial, Beli Emas Batangan Lewat Online Pegawai BPN Nunukan ...

Sial, Beli Emas Batangan Lewat Online Pegawai BPN Nunukan Dikirimi Baju Batik Anak

Soalnya ini yang kelima kalinya aku beli emas batangan. Tapi kali ini di tokopedia. Dan situs penipu ini juga yang tipu aku

Sial, Beli Emas Batangan Lewat Online Pegawai BPN Nunukan Dikirimi Baju Batik AnakIlustrasi: Emas batangan

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Randa Sangka Agustinus bernasib sial. Niatnya mengoleksi emas batangan yang kelima buyar, setelah dia menerima kiriman baju batik untuk anak perempuan berusia sekitar setahun. Padahal dia telah melunasi biaya emas batangan yang dibelinya melalui toko online.

"Soalnya ini yang kelima kalinya aku beli emas batangan. Tapi kali ini di tokopedia. Dan situ s penipu ini juga yang tipu aku. Yang lain aman dan terkendali. Dan seumur hidup belanja online yang hampir tiap minggu dilakukan, barusan kali ini kena tipu," ujar pegawai Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Nunukan Provinsi Kaltara itu.

Agustinus meyakinkan sudah seringkali membeli emas melalui online. "Tapi bukan di tokopedia sialan ini. Sampai terkumpul sudah beberapa keping. Seumur-umur baru sekali ini mau beli emas di tokopedia manfaatkan harbolnas. Eh malah apes," katanya.

Alumni Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional Yogyakarta ini melalui akun media sosial facebook menuliskan, awalnya dia membeli emas batangan dengan menggunakan kartu kredit.

"Terus barang dikirim tanggal 17 Desember 2017 pukul 12.00. Tetapi tanggal 18 pukul 09.00 lewat di tokopedia dengan menggunakan akun saya yang dibobol melakukan konfirmasi bahwa saya telah menerima paket yang dikirim dan si pembobol melakukan ulasan palsu di tokopedia," ujarnya.

Kenyataa nnya, kata Agustinus, dia baru menerima paket tanggal 21 Desember 2017, pukul 12.00 lewat. "Dan yang bikin kaget adalah aku pesan emas batangan yang harganya 5 juta lebih tetapi yang datang adalah baju batik untuk anak perempuan sekitar umur satu tahun," ujarnya.

Diapun komplain pada toko online tempatnya berbelanja. "Tokopedia.com lepas tanggung jawab dan menyalahkan saya. Kenapa melakukan konfirmasi dan kenapa memberikan informasi akun ke orang lain?" ujarnya.

Padahal, kata dia, tidak mungkin dirinya sebodoh itu mau memberikan konfirmasi atas barang yang belum diterimanya. Apalagi mau memberikan data ke orang lain. "Karena aku menggunakan kartu kredit. Itu sama saja saya bunuh diri jika memberikan akun sendiri ke orang lain," ujarnya.

Kesal karena berbelanja hingga Rp 5.313.450 hanya mendapatkan baju batik, Agustinus mengimbau agar masyarakat lebih waspada berbelanja pada toko online yang telah menipunya.

Dia mengimbau jang an membuat akun di toko online tersebut karena bakal dibobol. Data pribadi akan digunakan untuk membobol sehingga menguras uang untuk berbelanja.

"Jangan sampai yang kualami, juga dialami bapak ibu. Karena jika terjadi sesuatu, bapak ibu yang susah sendiri. Dan jika tetap ngeyel, bapak ibu yang disuruh sendiri pergi melapor ke kepolisian. Padahal tokopedia.com yang melakukan kesalahan," ujarnya. (*)

Penulis: Niko Ruru Editor: Mathias Masan Ola Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Debat Soal Hijab, Seorang Wanita Indonesia Ditampar Pria Malaysia di Halte Bus Sumber: Google News | Warta 24 Nunukan

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »