Pajak Menunggak, Aset Disita - Warta 24 Kalimantan Utara
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Pajak Menunggak, Aset Disita

Pajak Menunggak, Aset Disita

PROKAL.co PROKAL NEWS PRO KALTIM KALTIM POSTBALIKPAPAN POSSAMARINDA POSBONTANG POSTBERAU POST PRO KALTARA RADAR TARAKANBULUNGAN POSTKALTARA POS PRO KALSEL�…

Pajak Menunggak, Aset Disita

  • PROKAL.co
    • PROKAL NEWS
    • PRO KALTIM
      • KALTIM POST
      • BALIKPAPAN POS
      • SAMARINDA POS
      • BONTANG POST
      • BERAU POST
    • PRO KALTARA
      • RADAR TARAKAN
      • BULUNGAN POST
      • KALTARA POS
    • PRO KALSEL
      • RADAR BANJARMASIN
    • PRO KALTENG
      • KALTENG POS
      • RADAR SAMPIT
    • PRO KALBAR
  • BalikpapanTV
  • SamarindaTV
  • KPFMBalikpapan
  • KPFMSamarinda
  • Indeks Berita
MANAGED BY: SABTU
30 DESEMBER RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Sabtu, 30 Desember 2017 11:21 Pajak Menunggak, Aset Disita

Pemkot Tarakan Target PAD Rp 138 Miliar

BERPOTENSI: Pajak-pajak papan reklame masuk dalam sumber potensi PAD Pemkot Tarakan, yang akan dimaksimalkan tahun depan. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN â€" Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Tarakan belum mampu mencapai target yang dibebankan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan. Hingga menjelang dipenghujung tahun 2017, realisasinya hanya mencapai 80 persen. Sisanya, sulit terkejar hingga akhir tahun ini.

“Jujur saja kami belum bisa mencapai target. Kami akan berusaha lebih keras lagi di tahun depan. Dengan mengoptimalkan segala apa yang bisa ditarik. Karena yang tercapai ini baru hanya sekitar 80 persen. Target awal kami Rp 100 miliar,” ungkap Mariyam, Kepala BP2RD Tarakan.

BP2RD sendiri menjadi salah satu komponen penting bagi Pemkot Tarakan, dalam mencari sumber anggaran untuk pembangunan. Karena itu, dengan dibentuknya BP2RD diharapkan pengelolaan pendapatan asli d aerah (PAD) melalui dua sektor tersebut lebih meningkat.

Diakui Mariyam, salah satu penyebab belum tercapainya target tersebut, karena masih banyaknya wajib pajak yang menunggak pembayaran. Seperti pajak reklame, pajak restoran, pajak bumi dan bangunan (PBB) dan beberapa jenis pajak daerah lainnya.

“Masih ada beberapa pemilik yang belum melunasi tunggakannya. Padahal, sudah diingatkan untuk segera dilunasi. Bahkan, sanksi sudah diberlakukan dengan tidak diperbolehkannya penggunaan papan reklame sebelum dilunasi tunggakan pajak,” bebernya.

Untuk ke depannya, dikatakan Mariyam perlu ada ketegasan agar wajib pajak mau membayar tunggakannya. Karena itu, pihaknya pun tidak segan memberi tindakan tegas jika masih membandel dengan peringatan yang sudah diberikan BP2RD.

“Kalau misalnya tunggakannya tidak dibayar sampai angka Rp 30 juta, apa yang bisa kami sita, ya kami sita. Nanti kami lelang, karena memang itu perintah Undang-Undang (UU),” tegas nya.

Namun, pihaknya juga siap memberikan keringanan kepada wajib pajak agar tidak terlalu terbebani dengan tunggakan. Misalnya, memberlakukan pemutihan bagi wajib pajak bumi dan bangunan (PBB), yang sudah belasan tahun belum melunasi pajak. Dengan catatan, lima tahun terakhir dilunasi, sisanya dianggap sudah diputihkan.

Sementara itu, realisasi pendapatan yang diperoleh tahun ini, dari seluruh pajak maupun retribusi yang dikelola Pemkot Tarakan. “Ke depannya kami akan lebih mengoptimalkan lagi pengelolaan pajak dan retribusi daerah agar bisa mencapai target. Pemerintah Kota menargetkan PAD Tarakan pada tahun depan mencapai Rp 138 miliar,” bebernya.

Sementara itu, Wali Kota Tarakan, Sofian Raga mengatakan, target PAD Tarakan di APBD 2018 sebesar Rp 134 miliar. Meski dihadapkan dengan tantangan yang cukup berat, seperti minimnya PAD. Dalam pencapaian ini. Sofian optimistis masih bisa menyukseskan program kegiatan yang telah disusun dalam rencana satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Akan tetapi hal tersebut tidak mengurangi nilai pemerintah untuk mengedepankan pelayanan publik serta upaya dalam meningkatkan PAD. “Penetapan target PAD tersebut berasal dari pajak daerah yang diperkirakan mencapai Rp 67,2 miliar, retribusi daerah ditargetkan Rp 32,9 miliar yang terdiri dari retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha dan retribusi perizinan tertentu,” pungkasnya.(eru/nri)

loading...
BERITA TERKAIT
  • Pajak Rumah Makan Masih Minim
  • Laporkan Harta Tak Dikenakan Sanksi
  • DP2-RD Terapkan Sistem SMS Gateway
  • Tim Gabungan Gelar Razia, Menya sar Wajib Pajak
  • Hanya Satu THM yang Taat Pajak
  • Teguran dan Metode Jemput Bola Efektif
  • Lahan Tambak Sudah Bisa Dikenakan Wajib Pajak
  • Pemutihan PKB Tergantung Gubernur
  • Realisasi PAD Bulungan Masih 80 Persen
  • Pegadaian Belum Kenakan Pajak

BACA JUGA

Sabtu, 30 Desember 2017 11:25

Sistem Imun Lemah, Penderita Bertambah

TARAKAN â€" Sampai 27 Desember ini pasien di Bumi Paguntaka, yang dinyatakan positif difteri 1 orang.… Sabtu, 30 Desember 2017 11:23

Jembatan 3D Zaman Now

TARAKANâ€" Tak hanya di Malang, Jawa Timur saja yang punya kampung yang dipenuhi lukisan tiga dimensi… Sabtu, 30 Desember 2017 11:17

Berawal dari Coret-Coret Kertas, Kini Banjir Orderan

Memiliki bakat melukis memang sudah ada sejak kecil. Namun Rosean Nur Siti Aisyah baru menyadari kemampuannya… Sabtu, 30 Desember 2017 11:14

Hari Ini, Pleno Verifi kasi Dukungan

TARAKAN - Jika tidak ada aral, hari ini, Sabtu (30/12) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan, akan… Sabtu, 30 Desember 2017 11:12

Lega, SK Golkar Tak Berpindah

TARAKAN â€" H. Badrun bisa bernapas lega. Surat keputusan (SK) dari Golkar yang sudah di tangannya,… Sabtu, 30 Desember 2017 11:07

Perayaan Tahun Baru, Stok Gas Masih Aman

TARAKAN - Jelang perayaan Tahun Baru, kekhawatiran yang dirasakan masyarakat gas yang tidak stabil.… Sabtu, 30 Desember 2017 11:06

Panwaslu Kawal Hak Pemilih Disabilitas

TARAKAN - Salah satu tugas penting Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Tarakan, dalam pemilihan kepala… Sabtu, 30 Desember 2017 11:00

Dalam Islam, Tidak Ada Perayaan Tahun Baru

TARAKAN - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltara mengimbau masyarakat Tarakan untuk tidak merayakan pergantian… Sabtu, 30 Desember 2017 10:59

Jelang Akhir Tahun, Jagung Mulai Diburu

TARAKAN â€" Menjelang akhir tahun dan memasuki Tahun Baru 2018, hampir setiap sudut wilayah Tarakan… Sabtu, 30 Desember 2017 10:57

Usulan Musrenbang Akhirnya Terealisasi

TARAKAN â€" Akhirnya fasilitas umum seperti jalan dan drainase yang sering diusulkan saat Musyawarah… Demi Keselamatan, Dishub Larang Speedboat Diisi Penuh Cewek Tarakan Ini Mendadak Viral Gara-Gara Ayam Kejari Desak Angar Bulungan Segera Miliki Lapas Sendiri Xpress Air Masih Terkendala Izin dari Kemenhub Perusahaan ‘Bandel’ Di-warning 2018, Syarat Nikah di KUA Bertambah Rombongan Wabup Malinau Kunjungi 24 Rumah Pejabat 10 Gereja Disterilkan dari Gangguan Keamanan Polisi Akan Razia Pedagang Petasan BBM di Apau Kayan Sulit Didapatkan
  • Sistem Imun Lemah, Penderita Bertambah
  • Jembatan 3D Zaman Now
  • Pajak Menunggak, Aset Disita
  • Berawal dari Coret-Coret Kertas, Kini Banjir Orderan
  • Hari Ini, Pleno Verifi kasi Dukungan
  • Lega, SK Golkar Tak Berpindah
  • Perayaan Tahun Baru, Stok Gas Masih Aman
  • Panwaslu Kawal Hak Pemilih Disabilitas
  • Dalam Islam, Tidak Ada Perayaan Tahun Baru
  • Jelang Akhir Tahun, Jagung Mulai Diburu
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN SELATAN
  • KALIMANTAN UTARA
  • KALIMANTAN BARAT
  • TENTANG KAMI
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
Find Us
Copyright &copy 201 6 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .Sumber: Google News | Warta 24 Tarakan

Tidak ada komentar