WARTA 24 KALIMANTAN UTARA

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Pengamat Sebut Hanura Gorontalo Menuju Jalan Sesat

Posted by On 17.00

Pengamat Sebut Hanura Gorontalo Menuju Jalan Sesat

Pengamat Sebut Hanura Gorontalo Menuju Jalan Sesat - image IMG-20180125-WA0012-640x427 on https://www.cakrawala.co

GORONTALO CAKRAWALA.CO , Konflik internal yang terjadi dalam tubuh DPP Partai Hanura menyebar sampai ke daerah. Menurut informasi terakhir, DPD I Partai Hanura telah selesai melakukan Musdalub di Jakarta dan menetapkan Guntur Thalib sebagai Ketua DPD I Partai Hanura Provinsi Gorontalo menggantikan posisi yang sebelumnya diduduki oleh Adhan Dambea.

Menurut pengamat politik Novalliansyah Abdussamad, hal ini justru sangat merugikan Partai Hanura karena proses mediasi yang telah selesai di DPP justru menimbulkan masalah lain dibeberapa DPD Hanura, termasuk Gorontalo.

Baca Juga Perubahan Nama UNG Menuai Kontroversi, Rektor Gelar D iskusi Terbuka

“untuk melaksanakan mekanisme di internal partai rujukannya sangat jelas yakni berdasarkan AD/RT. Ini seharusnya berlaku pada semua partai politik dan jika proses pengambilan keputusan partai tidak melalui aturan partai, sangat berpotensi menciptakan faksi-faksi di internal partai,” ujar Noval.

Seharusnya, dalam melaksanakan Musdalub harus memiliki dasar atau alasan yang kuat dalam pengambilan keputusan apalagi dalam melakukan pergantian ketua partai. Hal ini bisa dicapai dengan melibatkan seluruh elemen partai secara utuh.

Lebih lanjut, Noval menambahkan bahwa partai-partai politik saat ini mengabaikan proses demokratisasi di internal partai karena minimnya pengetahuan kader-kader partai soal pengelolaan partai politik yang pada akhirnya partai diisi oleh kader-kader yang tidak mumpuni.

Baca Juga Airlangga Hartarto Kantongi Dukungan DPD Golkar Se-Jabar dan DKI Jakarta

“bagaimana mungkin sebuah partai politik yang menjadi tiang demokrasi tidak melaksanakan prinsip-prinsip demokrasi dalam mekanisme internal partai, hal ini disebabkan kegagalan partai dalam melakukan rekrutmen dan kaderisasi, akibatnya jelas ketika kader memiliki posisi strategis dalam partai politik dengan seenaknya mengelola partai sesuai keinginan pribadi dan kelompoknya,” tambahnya.

Noval berharap elit partai politik memperlakukan partai politik tidak sesuai kehendak pribadi melainkan harus berdasarkan pada keputusan bersama yang prosedural dan bersifat impersonal untuk menghindari terjadinya kontrol kesewenang-wenangan.

Baca Juga Hasil Rapat Pleno Bom Waktu Ancam Hancuran Golkar

“elit partai harus menunjukkan sikap dewasa di dalam partai politik dan tunduk pada aturan main yang telah ditetapkan bersama, jika ini tidak dilaksanakan, partai politik telah menemui jalan sesat dalam perpolitikan saat ini,” pungkas Noval.***(RL)

Bagaimana menurut Anda ?

komentar

Sumber: Google News | Warta 24 Gorontalo

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »