WARTA 24 KALIMANTAN UTARA

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Walikota Tarakan Sofian Raga Pertanyakan Urgensi Kehadiran Grab

Posted by On 17.02

Walikota Tarakan Sofian Raga Pertanyakan Urgensi Kehadiran Grab

Walikota Tarakan Sofian Raga Pertanyakan Urgensi Kehadiran Grab

Apakah di kota ini sulit mendapat pelayanan angkutan saat ini. Pasalnya Tarakan saat ini memiliki ratusan angkot ditambah 10 unit BRT

Walikota Tarakan Sofian Raga Pertanyakan Urgensi Kehadiran GrabTRIBUN JABAR/GANI KURNIAWANRibuan pengemudi transportasi online roda dua dan empat se-Bandung Raya yang tergabung dalam Gerakan Bersama seluruh Driver Online (GERAM Online) melakukan unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (16/10/2017). Aksi damai para pengemudi transportasi online yang terdiri dari Grab, Gojek, dan Uber itu menuntut pemerintah provinsi Jawa Barat untuk segera menyelesaikan permasalahan peraturan transportasi online sehingga p ara pengemudi transportasi online dapat beroperasi secara aman.

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Transportasi berbasis online salah satunya grab rencananya akan hadir di Kota Tarakan Provinsi Kaltara. Terkait rencana ini Walikota Tarakan Sofian Raga mengaku, tidak mengetahuinya.

"Saya tidak tahu, karena belum ada transportasi online berkoordinasi dengan Pemkot Tarakan," ucap orang nomor satu di Kota Tarakan ini, Selasa (23/1/2018) usai melaksanakan pertemuan dengan beberapa SKPD di Ruang Kenawai Kantor Walikota Tarakan.

Menurut Sofian, rencana grab hadir di Tarakan, tentunya harus terlebih dahulu dilihat tingkat kebutuhannya. Apakah di kota ini sulit mendapat pelayanan angkutan yang ada saat ini. Pasalnya Tarakan saat ini memiliki ratusan angkot ditambah 10 unit Bus Rapid Transportasi (BRT) bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

"Jadi jawaban saya sulitkah angkutan di sini?. Kurangkah alat tr ansportasi yang sudah ada di kota ini. Nah ini jawaban saya," tegas Sofian yang berulang kali mempertanyakan hal ini kepada wartawan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tarakan, Hamid Hamren menambahkan, sebelum izin operasional grab diterbitkan di Kota Tarakan, sebaiknya dilakukan kajian terlebih dahulu . Untuk izin grab ini yang berwenang mengeluarkanya Dishub Provinsi Kaltara.

"Sampai saat ini belum ada pelaku usaha transportasi online yang berkoordinasi dengan saya. Kalau pun nanti ada yah harusnya dilakukan kajian terlebih dahulu dan izin yang mengeluarkan ini adalah wewenang dari Dishub Provinsi Kaltara," ucapnya. (*)

Penulis: Junisah Editor: Mathias Masan Ola Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Pasien Cantik Nangis-nangis Diduga Dilecehkan Pegawai RS, "Ngaku Apa yang Kamu Perbuat" Sumber: Google News | Warta 24 Tarakan

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »